Jadikan hati sebagai tonggak perubahan

Terbaru

Surat Cinta untuk Allah


Ya Allah…. Entah harus mulai dari mana aku menulis surat cintaku ini. Surat dari seorang hamba yang telah Engkau ciptakan di bumiMu yang begitu indah. Surat dari seorang yang tidak tahu balas budi atas semua kebaikan yang telah diberikan Allah kepadanya. Surat yang datang dari seorang makhluk yang paling sempurna menurutMu, berwujud manusia. Semoga Engkau berkehendak membacanya ya Allah, surat cinta yang kutujukan padaMu dengan linangan air mata.

Ya Allah…. Hampir 30 tahun Kau hadirkan aku di bumi-Mu ini. Begitu banyak coretan pena yang telah kutulis di dalam buku catatan harianku. Baik coretan itu berupa kebaikan maupun keburukan, tentu Engkau lebih tahu seperti apa diriku ini. Tentu pula malaikat di kanan dan kiriku tak pernah lengah dengan apa yang aku lakukan, semua tercatat rapih dalam buku catatan amalku.

Ya Allah…. Terkadang aku merasa begitu Engkau sayangi. Bagaimana tidak, seburuk apapun perlakuanku padaMu, tetapi Engkau tak pernah marah. Kau tetap sabar menghadapiku. Dengan tatapan kasih sayang dan kelembutanMu, Kau penuhi segala kebutuhanku, Kau penuhi semua permintaanku. Benarlah jika ada ungkapan yang pernah aku dengar dari orang lain yang mengatakan bahwa kasih sayangMu kepada makhluk ciptaanMu melebihi kasih sayang seorang ibu walaupun ada satu juta ibu yang dikumpulkan di muka bumi ini. Kasih sayangMu selalu mendahului murkaMu.
Ya Allah…. Maafkan aku jika sering berjalan di muka bumiMu dengan mata bisa melihat, tetapi buta. Telinga bisa mendengar, tetapi tuli. Mulut bisa berbicara, tetapi bisu. Kaki bisa berjalan, tetapi lumpuh. Dan kami sering merasa paling pintar, tetapi sesungguhnya bodoh. Kami berjalan bagai mayat sombong, tertawa terbahak-bahak, tak mengerti untuk apa hidup di dunia ini. Astaghfirullah ‘al ‘adzim.

Ya Allah…. Maafkan aku jika masih sering mengeluh atas setiap takdir yang Kau tetapkan untukku. Kadang aku tak mampu membaca rahasiaMu, membaca maksud yang tersirat atas setiap takdirMu. Aku masih suka merasa bahwa Kau tak memberikan yang aku pinta. Padahal seharusnya aku yakin, apapun yang Kau berikan untukku, apapun yang terjadi dalam hidupku, semua itu pasti yang terbaik untukku, taka da yang sia-sia sedikitpun. Tak mungkin Kau mencelakai hambaMu, seharusnya aku sadar akan hal itu.

Ya Allah…. Maafkan aku jika masih kurang bersyukur atas setiap nikmat yang Kau berikan. Seringkali kenikmatakan membutakan mata hatiku. Hingga tanpa sadar akupun lupa mengucap syukur kepadaMu. Padahal semua nikmat adalah pemberian dariMu dan aku pun tahu Kau pernah berjanji, apabila aku besyukur, Kau akan tambah nikmat itu padaku. Tetapi kenyataannya aku pun sering tak bersyukur, dan kufur atas setiap nikmat yang Kau berikan.

Ya Allah…. Engkaupun tahu masih sedikit sekali amal sholehku selama ini. Sudah sedikit, amal sholeh itupun masih kurang sempurna, terkadang masih aku nodai dengan niat-niatan duniawi yang terkadang tak kusadari. Terkadang ada rasa riya dan ingin dilihat oleh orang lain. Engkau pasti lebih tahu bisikan hatiku. Mungkin kalaupun amal sholehku dikumpulkan, itupun takkan cukup untuk menutupi dosa-dosa yang telah kuperbuat.

Ya Allah…. Betapa seringnya aku bertaubat, tetapi tanpa kusadari aku kembali ingkar kepadaMu. Betapa sering aku memohon ampun, tetapi setelah itupun aku kembali mengotori hatiku. Lagi-lagi Engkaupun lebih tahu daripada diriku sendiri. Bahkan tanpa sadar dosa-dosa itupun aku lakukan dengan kebanggaan. Astagfirullah.

Ya Allah…. Sahabat-sahabatku, keluargaku, ade-adeku mungkin menganggapku orang baik. Padahal jika mereka tahu seberapa hinanya diriku, seberapa kotornya hati ini, mungkin jangankan mereka mau mengenalku, menatap wajahku pun mereka tak kan pernah sudi. Tetapi lagi-lagi Kau tutupi semua aib-aibku di depan mereka. Kau biarkan aku terlihat baik di depan mereka, padahal sesungguhnya aku hanya seorang hamba yang hina dihadapaMu.

Ya Allah…. Aku tak tahu sampai kapan Kau izinkan aku hidup di dunia ini. Semua adalah rahasiaMu. Tetapi ya Allah, jika aku boleh memohon padaMu, sudilah kiranya Kau tetap menyangiku hingga kelak kematian tiba. Mungkin setelah menulis surat inipun, aku akan melakukan dosa kembali, tetapi satu pintaku ya Allah, jangan pernah Kau tinggalkan aku sedikitpun, walaupun aku sering pergi meninggalkanMu. Tegur aku dengan lembut ya Allah, jika aku mulai jauh dariMu. Bimbing setiap bisikkan hatiku, setiap lisanku, dan setiap langkahku agar setia pada jalanMu.

Ya Allah…. Jangan Kau panggil aku sebelum aku bisa membahagiakan dan membalas kebaikan kedua orang tuaku. Walaupun aku tahu, apabila aku bisa memberi dunia dan seisinya kepada mereka, itupun takkan pernah sebanding dengan pengorbanan yang mereka lakukan untukku. Tetapi jika Kau berkehendak memanggil aku sebelum aku bisa membahagiakan keduanya, maka aku titipkan mereka padaMu. Bahagiakanlah mereka ya Allah, dunia dan alhirat. Jadikan setiap kebaikan yang mereka lakukan untukku sebagai penghapus dosa-dosa mereka. Aku yakin Engkaulah sebaik-baiknya pemberi balasan.

Ya Allah…. Ada juga orang-orang yang kusayangi selain orang tua dan keluargaku. Mereka tak satu darah denganku, mereka tak satu orangtua denganku, tetapi mereka sangat menyayangiku dan aku pun menyayangi mereka. Merekalah saudara spiritualku di jalanMu. Mereka yang mengajariku tentang indahnya mencintaiMu dan KekasihMu. Mereka yang selalu hadir saat aku jauh dari orangtua dan keluargaku. Mereka dengan sabar mau menerima segala kekurangku. Aku mohon ya Allah, sayangi pula mereka. Bimbing jalan mereka saat aku tak berada di dekatnya. Kumpulkan kelak kami di surgaMu sebagaimana Kau kumpulkan kami di dunia ini.

Ya Allah…. Pintaku yang terakhir, jikalau nanti saat itu tiba, saat dimana malaikat maut menjemputku, bimbinglah lisan hamba untuk hanya menyebut namaMu. Jangan biarkan aku menyebut sesuatu yang kucintai di dunia ini. Karena aku ingin kembali kepadaMu, tanpa membawa cinta yang lain selain cintaku padaMu. Matikan aku khusnul khotimah ya Allah dan penuhi dadaku dengan rasa rindu berjumpa denganMu dan kekasihMu. Tak ada yang lebih kuinginkan kecuali bisa menatap wajahMu dan memelukMu kelak di surga.

Terimalah semua doaku ya Allah, ampuni segala dosaku, kasihanilah aku dan sayangi aku hingga di hari aku menutup mata selamanya, kembali kepelukanMu. Jika Kau tak mau menerimaku, kemana lagi aku harus kembali? Karena aku berasal dariMu dan kelak akan kembali kepadaMu.

 

 

Sembah Sujudku,
Hamba yang penuh dosa

Tiga hal yang membinasakan diri


“Ada tiga hal yang dapat membinasakan diri seseorang yaitu Kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang dituruti serta sifat bangganya seseorang terhadap dirinya sendiri (ujub)“. (HR. Al Baihaqy)

Tiga Manfaat Utama Shalat Tahajud


Jika dijalani dengan penuh ketekunan dan keikhlasan, shalat tahajud niscaya akan memberikan begitu banyak manfaat yang amat berlimpah bagi kita semua. Dalam uraian berikut ini kita akan memetakan tiga diantaranya.Tiga dimensi manfaat yang layak kita resapi dengan penuh kesungguhan dan kelapangan hati.

Pertama, Membawa kita ke tempat terpuji dan mulia di sisi-NYA. Inilah janji dari Allah SWT yang akan mengangkat umat-NYA ke tempat yang terpuji, bagi mereka yang melakukan shalat tahajud dengan tekun dan ikhlas mengharap ridha Sang Ilahi (QS : Al Isro’ 79).
Mendapatkan tempat yang terpuji, tempat yang spesial di sisi Allah SWT adalah sebuah impian yang layak didekap dengan penuh erat oleh berjuta-juta insan yang beriman. Mendapatkan tempat terpuji, tempat terindah disisi Sang Ilahi berarti terbentangnya jalan keselamatan dalam kehidupan di dunia yang fana ini, dan juga terutama dalam kehidupan sesudah mati.
Terbentang pula jalan kebahagiaan yang paling hakiki, jalan lurus menuju surga yang abadi dan sekaligus bernaung mulia disisi Sang Maha Pencipta Alam Semesta. Tidakkah jalan ini yang semestinya harus kita rengkuh dalam seluruh sejarah hidup kita ini?

Kedua, Ritual shalat yang mujarab untuk mengantarkan doa dan harapan. Shalat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang utama, dan merupakan media yang mustajab untuk menghantarkan doa-doa kita kepada Yang Maha Memberi. Harapan dan doa-doa tentang kehidupan yang barokah, tentang impian membangun keluarga yang sakinah, dan permohonan akan hadirnya hidayah yang semoga terus mengalir; bisa kita hantarkan dalam ritual shalat tahajud.  Dengan keyakinan yang teguh, kita merapalkan doa dan harapan itu untuk dihaturkan pada Tuhan Yang Maha Pemurah dan Penuh Kasih Sayang. Maka mari kita simak hadits berikut ini.
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman: “Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim).
Sebagaimana tercantum dalam hadits diatas, dalam sepertiga malam terakhir Allah SWT beserta segenap Malaikat-NYA akan turun ke langit dunia dan mendengarkan serta memperkenankan segenap doa yang dihantarkan oleh mereka yang menjalankan shalat tahajud dengan khusyu’.

Ketiga, Merajut Kedekatan dengan Sang Ilahi. Melakukan shalat tahajud dengan tekun dan konsisten juga akan membuat kita makin dekat dengan Sang Ilahi. Kedekatan ini niscaya akan membuat hati dan batin kita kian tenang dalam menghadapi kehidupan yang penuh dinamika ini.
Ketenangan hati yang hakiki hanya akan bisa kita rajut kala kita merasa dekat dengan Sang Pelindung Sejati – Sang Ilahi. Ketenangan hati, ketentraman pikiran dan kejernihan nurani pelan pelan akan mengendap dalam segenap raga kita jika mampu menjalani shalat tahajud dengan tekun.
Ketenangan hati dan ketenteraman pikiran yang hakiki pada gilirannya akan memberikan bahan dasar yang penting untuk merajut kebahagiaan hidup yang sejati.
Insan yang bertekun menjalani shalat tahajud niscaya akan mengalami aura Ketentraman hati dan sensasi kebahagiaan yang menghujam dalam jiwanya. Kebahagiaan lantaran ia bisa merasakan kedekatan dan membangun interaksi yang intens dengan Sang Pemberi Hidup.
Aura kebahagiaan itu akan terus mengendap dalam jiwanya secara permanen manakala ia mampu menjalani shalat tajajudnya dengan konsisten. Lalu apa impaknya dalam kehidupan sehari-hari?
Sejumlah riset mutakhir menjelaskan betapa besar dampak rasa ketentraman dan kebahagiaan bagi produktivitas dan kinerja seseorang. Orang yang bahagia terbukti lebih produktif, lebih mampu berpikir kreatif, dan lebih ulet dalam menghadapi beragam tantangan kehidupan – baik dalam arena personal, ataupun dalam tantanganl profesional pekerjaannya.
Happiness at work kini merupakan salah satu ranah yang makin mendapatkan perhatian. Dalam menghadapi dinamika hidup yang kian rancak, terutama dalam dunia kerja atau kehidupan profesional, maka elemen kebahagiaan menyeruak menjadi variabel yang kian mendapatkan perhatian. Sebab seperti yang diuraikan diatas, a happy person (or a happy managers) cenderung jauh lebih produktif dan lebih sukses dalam mengelola tantangan pekerjaannya.
Lalu apa hubungannya antara shalat tahajud dengan kebahagiaan? Justru disinilah letak korelasinya : seseorang yang bertekun sholat tahajud dengan istiqomah niscaya akan merasakan kebahagiaan yang menjalar dalam segenap relung raganya.
Ia bahagia sebab dalam keheningan malam, ia bisa bersujud memuji kebesaran Sang Ilahi. Ia bahagia sebab dalam malam yang syahdu, ia bisa terus melantunkan rasa syukur tiada henti pada Yang Maha Pemberi Rezeki. Ia bahagia sebab dalam malam yang khusyu itu, dengan suka cita ia bisa menghamparkan doa-doa dan harapannya kepada Sang Ilahi.

RenunganIslami.Net

Adab membaca Al Quran


Salah satu kegiatan utama berkaitan dengan Al Quran
tentu adalah membacanya. Semua ibadah berkaitan
dengan Al Quran dijanjikan dengan pahala yang besar,
termasuk dalam hal membacanya.
Namun, sebagaimana ibadah-ibadah lainnya, untuk
lebih mencapai dan memperoleh manfaat dari
membaca Al Qur’an tersebut, Islam telah mengatur
adab-adab dan etika ketika seorang muslim membaca
Al Qur’an.
Berikut beberapa adab membaca Al Quran :
Pertama : Dianjurkan dan disunahkan dalam membaca
Al Quran dalam kondisi yang sempurna; bersih,
menghadap qiblat, serta senantiasa menjagan waktu
terbaik untuk membaca Al Quran seperti malam hari,
ba’da maghrib, dan ba’da shubuh sebagaimana firman
Allah
ﺇِﻥَّ ﻧَﺎﺷِﺌَﺔَ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ﻫِﻲَ ﺃَﺷَﺪُّ ﻭَﻃْﺌًﺎ ﻭَﺃَﻗْﻮَﻡُ ﻗِﻴﻠًﺎ
“Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih
tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih
berkesan. ” (Al-Muzammil:6) dan juga
ﺇِﻥَّ ﻗُﺮْﺁﻥَ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ ﻛَﺎﻥَ ﻣَﺸْﻬُﻮﺩًﺍ
“Sesungguhnya membaca Al-Qur’an di waktu Fajar
disaksikan (oleh Malaikat), ” (Al-Isra:78)
Dan membaca Al-Qur’an dalam kondisi berdiri, duduk,
berbaring, berjalan bahkan ketika berkendaraan,
sebagaimana firman-Nya:
ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺬْﻛُﺮُﻭﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻗِﻴَﺎﻣًﺎ ﻭَﻗُﻌُﻮﺩًﺍ ﻭَﻋَﻠَﻰٰ ﺟُﻨُﻮﺑِﻬِﻢْ
“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil
berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring, ” (Ali
Imran: 191).
Kedua Maka disunnahkan memperbanyak bacaan baik
ketika pagi, siang, sore dan malam sebagaimana hadits
Rasulullah “Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan
kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang
Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam
kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu,
ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya
kepada orang lain. ” (HR. Muslim).
Kedua : Membaca Al Quran adalah sebaik-baik dzikir.
Dalam sebuah hadits qudsi diriwayatkan, Allah SWT
telah berfirman, ”Barangsiapa yang disibukkan dengan
Al Quran dan berdzikir kepada-Ku, hingga tidak
sempat meminta kepada-Ku, maka aku akan
memberikan apa yang terbaik yang Aku berikan kepada
orang-orang yang meminta. Dan keutamaan firman
Allah atas perkataan makhluk-Nya adalah seperti
keutamaan Allah atas semua makhluknya. ” (HR.
Turmudzi)
Ketiga : Membaca Al Quran dengan tartil lebih
diutamakan dari pada membaca dengan terburu-buru
sehingga seluruh huruf-hurufnya jelas dan lebih
menyentuh ke dalam hati.
ﻭَﺭَﺗِّﻞِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﺗَﺮْﺗِﻴﻠًﺎ
“Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan. ” (Al
Muzzammil:4)
Keempat : Memperindah bacaan sebagaimana sabda
Rasulullah saw, “Hiasilah Al Quran itu dengan
suaramu.” (HR. Muslim)
Dalam riwayat lainnya disebutkan “Sesungguhnya suara
yang baik itu menambah Al Quran menjadi baik. ” (HR.
Ahmad, Abu Dawud dan An-Nasa’i)
Sumber : [www.islampos.com]

Hasad yang diperbolehkan


Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan
kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang
Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam
kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu,
ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya
kepada orang lain. ” (HR. Muslim)

Kumpulan SMS Tauhid


Siapapun yang yakin Allah Maha Mendengar, dijamin akan sangat menjaga lisannya, tapi yang kurang yakin akan bicara seenaknya.

Bersyukurlah, Sebab hanya dengan menjadi ahli syukur, tambahan karunia-Nya akan kian melimpah.

Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama)Allah, Allah telah menyediakan utk mereka ampunan dan pahala yg besar (QS al ahzab 35).

Apabila tergelincir berbuat dosa, segeralah TOBAT, akui dg penuh penyesalan, mohonlah dengan sangat agar mendapat ampunanNya.

Bila terlanjur DENGKI harus banyak tobat, karena dengki tak merobah takdir orang lain hanya menghancurkn pahala sendiri.

Bukan Mencari RIZKI melainkan Menjemput rizki, karena setiap makhluk diciptakan lengkap dengan rizkinya, yang dicari keberkahannya.

Ghibah=kanibal. Membicarakan keburukan orang lain bila benar disebut ghibah, bila tak benar disebut memfitnah.

Bila salah Akui saja dg jujur,Segera mohon ampunan Allah,minta maaf yg tulus Jangan takut memikul resiko sbg tanggung jawab atas kesalahan.

Hati2 bagi yg banyak komentar, sering celetak teletuk yg tidak perlu Biasanya akan jelek kualitas keislamannya Bisa jadi akan banyak masalah.

Berpindah Dari StartUp Menjadi Usaha Yang Berkembang Sukses


Para entrepreneur akan berada di fase startup dalam waktu yang lama. Mereka akan selalu berada dalam bisnis kecil jika mereka tidak bisa berkembang. Jika Anda selalu berkata Anda adalah seorang start up, maka Anda pasti tidak akan mengambil tindakan untuk berkembang.

Sekarang adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk berpindah dari sebuah start up menjadi sebuah usaha yang berkembang serta memiliki rencana yang besar. Dalam dua tahun kedepan Anda akan mengingat masa dimana Anda hanya seorang diri mengembangkan usaha Anda. Lalu pada dua tahun berikutnya Anda telah mempekerjakan 100 orang karyawan. Berikut ini adalah 5 hal yang akan membantu Anda menuju kesana.

1. Delegasi

Ketika Anda berada pada fase startup, Anda lah orang yang mengerjakan segalanya. Untuk menjadi sebuah perusahaan Anda harus mempekerjakan seseorang yang mengerjakan pekerjaan yang memerlukan waktu lama, dan hal tersebut kita hitung sebagai sebuah investasi.

Tiga perempat start up , tidak mempekerjakan seorang karyawan pun. Anda harus menggaris bawahi bahwa setiap orang memiliki keterbatasan, oleh karena itu penting sekali untuk mendelegasikan pekerjaan. Anda memiliki bisnis yang sedang berkembang, jadi salah jika Anda beranggapan bahwa mempekerjakan orang adalah membuang-buang uang. Kehilangan produktivitas dan kegagalan dalam mengembangkan bisnis lebih rugi dibanding dengan mempekerjakan karyawan.

2 .Tentukan Apa yang Harus Anda Lakukan

Jangan menunggu sampai berminggu-minggu untuk  membuat logo perusahaan Anda, dan bila terlalu lama Anda akan berpikir bahwa itu tidak penting. Brand Anda akan berkembang seiring dengan berkembangnya bisnis Anda, jadi mungkin saja logo Anda akan berubah juga.

Memang banyak hal-hal penting yang harus Anda lakukan untuk bisa mengembangkan usaha kita seperti mendapatkan konsumen dan menghasilkan uang. Tapi ada juga hal-hal penting lainnya disamping itu semua, jangan menggunakan tenaga besar hanya untuk membunuh nyamuk.

3. Mendapatkan Perhatian

Salah satu masalah yang di hadapi oleh sebuah startup adalah tidak dikenal oleh banyak orang. Jadi, yang perlu Anda lakukan adalah mencari perhatian agar Anda dan brand Anda dikenal banyak orang, karena itulah gerbang agar perusahaan Anda berkembang.

Muhammad Ali mengatakan bahwa perjalanan hidupnya sangatlah panjang sebelum dunia mengenalnya. Dia mendapatkan perhatian serta kekesalan dan masyarakat, tapi dia membuktikan pada dunia, dari kritikan menjadi sebuah sanjungan yang hebat. Jadi fase yang harus dilalui adalah mendapat perhatian, di kritik dan kemudian mendapat pujian.

4. Ubahlah Nada Bicara Anda

Mungkin Anda sering mengatakan, “saya mempunyai usaha web desain kecil-kecilan”, ubahlah menjadi “ Saya punya perusahaan web desain yang membantu Anda menaikkan penjualan bisnis Anda. perhatikan dua perbedaan pernyataan di atas, penyataan pertama yang membuat Anda terlihat kecil dan tidak berarti, tapi pernyataan yang kedua membuat Anda terlihat berbeda dan unik serta Anda terlihat meyakinkan.

Ketahuilah bagaimana nada bicara Anda dan bisnis Anda. Bersiaplah untuk menjelaskan bahwa bisnis Anda bisa memberikan hal yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih bernilai di pasaran, lalu buatlah klaim tentang hal tersebut.

5. Buat Jangka Waktu

Jika Anda membangun sebuah bisnis tanpa membuat timeline yang spesifik, maka Anda hanya akan membuat bisnis Anda stuck alias tidak berkembang. Kesalahan yang biasanya dilakukan seorang entrepreneur adalah tidak memberikan tenggat waktu untuk setiap pekerjaannya.

Menjalankan sebuah usaha sama seperti kita mengikuti lomba marathon yang harus melakukan banyak sprint. Menangi banyak lomba akan membuat Anda membuktikan kerja keras Anda di waktu yang tepat.

Ingat, visi Anda bukan selamanya menjadi sebuah startup. Sekarang waktunya berakselerasi dan menjadi sebuah perusahaan yang besar serta siap bersaing dengan pengusaha yang sudah ada. Bukan zamannya lagi yang besar menjatuhkan yang kecil, sekarang saatnya yang kecil mulai merangkak naik.

Credit Picture : www.f1fanatic.co.u

sumber

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 115 pengikut lainnya